9.jpg-edit_.jpg

USAHA BATU MULIA MELEJIT

Industri Batu Mulia dan Perhiasan merupakan bagian dari kelompok industri Kecil dan Menengah bidang kerajinan. Produk perhiasan adalah barang-barang perhiasan yang menggunakan bahan baku utama berupa emas dan perak dan bahan campurannya berupa logam kuningan dan tembaga atau campuran logam lainnya. Batu mulia (Batu Mulia) adalah mineral yang terbentuk oleh proses alami tanpa bantuan atau usaha manusia. Batu mulia atau gemstone merupakan batuan, mineral atau bahan alami lainnya yang setelah diolah memiliki keindahan dan ketahanan yang memadai untuk dipakai sebagai barang hiasan dan perhiasan. Batuan yang memiliki nilai yang tinggi adalah batuan yang mempunyai kekerasan tertentu dan kilauan yang indah.
Batu mulia/gemstone  merupakan pengertian umum yang mencakup batuan ataupun mineral yang jika telah mengalami pengolahan akan menampakan keindahan  sehingga mempunyai harga jual tinggi. Secara umum batu mulia dapat dibagi menjadi 3 jenis yaitu :
  1. Batu permata mulia (precious stone) merupakan mineral yang tinggi harganya,`umumnya kekerasan > 7 mobs sangat terbatas jumlahnya dan mahal. Mineral yang termasuk jenis ini antara lain Intan, korondum (Safir, merah delima) dan Beryl, serta opal (kalimaya)  dan mutiara.
  2. Batu permata setengah Mulia (semi precious stone) jumlahnya sangta banyak  dan harganya lebih rendah dari permata mulia, umumnya kekerasan < 7 mobs. Batasan antara batu permata mulia dengan setengah mulia tidak begitu nyata dan umumnya dinilai dari tingginya harga. Beberapa mineral seperti : Jade, Garnet, olivine, kuarsa, Feldspar, spine, topas, turmalin, torquois dan zircon termasuk dalam kelompok batu setengah  mulia.
  3. Batu hiasan/ornamen merupakan mineral atau batuan  apabila diukir, diasah, dan dipoles mempunyai kenampakan indah  seperti malachit, amber, koral, basalt, serpentinit, obsidian dan oniks. Pada saat ini berkembang pula “Suiseksi” yang merupakan batuan dengan bentuk-bentuk aneh  menyerupai binatang atau panorama karena pengaruh erosi/pelarutan.
Harga sebuah batu mulia sangat ditentukan oleh tingkat kekerasan , warna, kejernihan, pola/bentuk, kelangkaan dan terkadang nilai-nilai  yang dipercayai terkandug di dalam batu mulia. Batu yang awalnya tidak berharga, namun karena mempunyai kekerasan yang tinggi  dan mungkin juga coraknya menarik, jika telah diolah akan mempunai nilai tambah  yang tinggi dengan harga jual berlipat ganda.
Di Kabupaten Sukabumi  potensi batu mulia cukup potensial yang tersebar di beberapa kecamatan dengan jumlah perajin sebanyak 1600 orang. Kegiatan usaha Batu Muia di Kabupaten Sukabumi sebagian besar merupakan usaha yang turun temurun (Warisan) dari Orang tuanya sehingga dalam  pengelolaannya (Manajmenen usahanya) masih dikelola keluarga, pemilik merangkap pengelola, dan dalam pengelolaan  keuangan belum dilakukan dengan menggunakan standar akuntansi yang baik.
Peralatan/Permesinan Produksi masih sederhana dan tradional, hal ini mengkibatkan kapasitas produksi rendah dan mutu produk yang dihasilkan kurang maksimal Produk yang dihasilkan terutama untuk ekspor masih bahan setengah jadi atau bahkan masih berupa bahan mentah, hal ini mengakibatkan nilai tambah produk masih rendah.Desain produk, kemasan, dan tatakan serta packaging masih relatif monoton, belum ada variasi bentuk produk, kemasan dan packaging, sehingga kurang menarik bagi konsumen hal ini diakbatkan kemampuan untuk mendesain masih relatif terbatas.
Mengingat bahwa potensi bahan baku, dan pasar produk batu mulia di Kabupaten Sukabumi cukup menjanjikan, maka ada perusahaan Korea yang melakukan Investasi di Kabupaten Sukabumi dengan menggunakan teknologi dan peralatan/mesin yang cukup modern dan dukungan finansial yang cukup memadai, sehingga perusahaan UKM lokal yang ada di Kabupaten Sukabumi terjadi persaingan yang cukup ketat, dan jika hal ini  dibiarkan akan dikhawatirkan UKM lokal  Batu Mulia Kabupaten Sukabumi akan kalah bersaing dan akan mengalami kebangkrutan.
Pengetahuan dan keterampilan tenaga kerja baik teknik produksi, maupun majamemen (administrasi)  masih berdasarkan hasil pengalaman (naluri) belum mengikuti pendidikan atau pelatihan yang resmi dan relevan dengan bidang yang ditanganinya, sehingga mengakibatkan daya kreatifitas dan inovasinya masih relatif rendah.
Permintaan produk batu mulia untuk ekspor ke Arab Saudi, Belanda, Taiwan dan Korea belum dapat dipenuhi, hal ini dikarenakan produk yang diminta dari keempat negara tersebut memerlukan desain, spesifikasi,  mutu, dan variasi tertentu yang belum mampu diproduksi oleh UKM Mustika Alam Putra dan UKM Mustika Batu Mulia dan juga jumlah produk yang diminta jumahnya cukup banyak. Belum dapat terpenuhinya permintaan tersebut disebabkan SDM untuk mendesian produk dan teknis produksinya belum memadai dan juga memerlukan alat/permesaian tertentu.
Dalam memasarkan produknya UKM Sukabumi hanya menunggu pembeli datang ke tempat produksi atau Shoowroom, hal ini mengakibatkan UKM sebagian besar tidak dapat mementukan harga (hanya penerima harga), hal ini mengakibatkan  harga produk ditentukan/dipermainkan oleh  pembeli (buyer).Dalam pemasaran produk belum dilakukan secara profesioanal, belum dilakukan promosi (Katalog produk, Brosur dll) belum dibuat, dan juga belum dapat memanfaatkan teknologi informasi (Internet) dalam mempromosikan dan memasarkan produknya.
Produksi Batu Mulia yang dilakukan akan menentukan jenis dan mutu produk yang dihasilkan. Hasil Produk yang dihasilkan akan tergantung pada bahan baku, teknologi, peralatan, dan ketremapilan SDM.Pemilihan dan Pemilihanan bahan baku belum dilakukan secara cermat, kadang-kadang masih ada kesalahan dalam menentukan bahan baku yang akan diolah. Pemotongan bahan baku tergantung pada besarnya batu dan perlatan (Gergaji) di gunakan. Dalam pemotongan arah dan ketelitian pemotongan akan menentukan pada hasil olahan.Pembentukan produk sangat menntukan pada bentuk produk yang akan dihasilkan, hal ini juga tergantung pada desain produk yang telah dibuat.  Dalam pembentukan diperlukan keterampilan dan ketelitian khusus.
 

Komentar

Belum ada komentar

Posting comments after 3 bulan has been disabled.