928ea6a26eb7baf-copy.jpg

MODEL PENUMBUHAN WIRAUSAHA PEREMPULAN NELAYAN MELALUI USAHA PRODUK VARIAN OLAHAN IKAN LAUT

Oleh : Kartib Bayu
Wilayah pesisir pantai adalah wilayah yang dihuni oleh masyarakat dengan karakteristik keluarga yang khas dan didominasi oleh penduduk setiap harinya adalah wanita dan anak-anak.  Sebagian lelaki yang terdiri dari suami maupun remaja, banyak mempergunakan waktunya untuk melaut. Pada umumnya kaum perempuan ditinggal melaut antara 1-2 minggu, sedangkan sisanya adalah nelayan biasa (melaut malam hari) dan sebagian lagi berlayar sampai sebulan atau lebih (ikut kapal besar), sehingga sebagian besar tanggungjawab kelangsungan hidup sehari-hari pada keluarga ada ditangan wanita sebagai ibu sekaligus ayah. Penghidupan sebagai nelayan yang fluktuatif semakin tak pasti seiring dengan musim tangkapan hasil laut yang sulit di tebak. Musim paceklik membuat perekonomian menurun dan terpaksa harus berutang untuk memenuhi kebutuhan.  Keterlibatan perempuan dalam mencari nafkah untuk keluarga diwilayah pesisir atau desa desa nelayan tidak terlepas dari sistem pembagian kerja secara seksual yang berlaku dalam masyarakat setempat.   Metode penelitian yang digunakan yaitu descriptive research dan treatment research . Unit analisis adalah Perempuan nelayan. Penentuan lokasi sampel dilakukan dengan Purposive  sampling, ukuran sample 20 responden. Teknik Analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan kuantitatif. Jenis data yang dikumpulkan terdiri atas data Primer dan data Skunder dengan data time series. Tempat penelitian di kecamatan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi  pada Tahun 2017. Hasil penelitian menunjukan bahwa Model  sinergitas program antara pemerintah daerah, CSR, Lembaga keuangan, Lembaga pemasaran dan Lembaga pemberdayaan masyarakat kecenderungan lebih efektif dan efisien dalam penumbuhan wirausaha perempuan nelayan. Pada diri perempuan nelayan telah tumbuh minat dan telah merintis untuk membuka usaha secara mandiri dan usaha secara berkelompok dengan produk  Varian makanan Olahan Ikan Laut. Perempuan nelayan peserta program telah memiliki pekerjaan/rintisan usaha  sehingga dapat memanfaatkan waktu secara optimal  dan dapat membantu keuangan keluarga. Pemasaran produk yang dihasilkan oleh setiap kelompok  difasilitasi oleh PT. Sarana Rezeki Prima (SRP) melalui Outlet-Outlet yang dimilki PT. SRP baik yang ada di Kabupaten Sukabumi maupun di luar Kabupaten Sukabumi, disamping itu juga sudah dipasarkan di toko-toko/warung di sekitar  Palabuhanratu.  Dengan adanya usaha baru bagi perempuan nelayan, maka terjadi  penambahan pendapatan bagi keluarga nelayan. Selanjutnya......
Kata Kunci  : Penumbuhan, Wirausaha, Perempuan Nelayan, Olahan Ikan laut.

Komentar

Belum ada komentar

Postkan komentar