dsc_0185.jpg

Melejitkan Bisnis dengan Kreativitas

Kreativitas bukan semata-mata diperlukan pada bidang-bidang bisnis yang termasuk dalam rumpun ekenomi kreatif saja. Misalnya fashion, kerajinan, dan bidang kreatif lainnya. Namun, semua bidang bisnis pun memerlukan kreativitas agar bisnisnya bisa meningkat dan mampu bertahan bahkan memenangkan persaingan bisnis yang ada. Kreativitas menuntun sebuah bisnis menjadi lebih hidup dengan misalnya membuat produk lebih murah, pelayanan lebih baik, produk yang semakin unik, perusahaan bisa lebih dikenal oleh calon pelanggan dan masih banyak lagi lainnya.
dsc02417-prof-yuyus-2.jpg

Menyerah? No Way !

Dunia bisnis bukanlah dunia yang tak selamanya bertabur dengan kemudahan dan kesuksesan yang diraih. Tak jarang berbagai cobaan menerpa. Bentuknya bisa bermacam-macam. Pengusaha dikibulin oleh karyawannya adalah salah satunya. Ada seorang teman pengusaha yang bergerak di bidang penerbitan memiliki karyawan yang cukup lama bekerja pada bisnisnya. Karyawan tersebut sudah bekerja selama 6 tahun. Belum pernah ada kasus yang dilakukan oleh karyawan tersebut selama bekerja. Kepercayaan dari pengusaha tersebut sangat besar diberikan kepada karyawan tersebut. Karyawan tersebut diberi tugas untuk melaksanakan fungsi marketing diantaranya membangun hubungan dengan pelanggan dan calon pelanggan, menerima order dari pelanggan, menerima pembayaran dari pelanggan, melakukan penagihan dan mengantarkan hasil produksi perusahaan kepada pelanggan sesuai dengan pesanan. Pekerjaan ini sudah dilaksanakannya begitu lama.
dsc03770.jpg

Pelatihan Pemasaran Online Melalui Aplikasi E-Commerce

E-Commerce tidak hanya memberikan manfaat dalam segi penjualan saja, namun dapat juga memberikan penghematan biaya administrasi, sumber daya manusia dan perolehan pemetaan pemasaran. Lapak-apwi.com merupakan sebuah Situs Web berbasis e-commerce yang dibuat sebagai wadah bagi para pengusaha muda di bawah binaan Asosiasi pemandu Wirausaha Indonesia (APWI), untuk memasarkan produk dan jasanya.  Para pemandu/pendamping UKM perlu menguasai pengetahuan dan keterampilan mengenai pemasaran online melalui aplikasi E-Commerce. Oleh karena itu Asosiasi Pemandu Wirausaha Indonesia (APWI) bekerjasama dengan Dinas Perindustrian, perdagangan dan Koperasi dan Dinas tenaga Kerja Kabupaten Sukabumi akan mengadakan pelatihan mengenai Aplikasi E-Commerce dalam mendukung Promosi dan Pemasaran Produk UMK. Kegiatan tersebut sebagai salah satu  Implementasi MOU antar APWI dengan Pemda Kabupaten Sukabumi.  Peserta Pelatihan adalah konsultan PLUT, pengelola PLUT, Tenaga Kerja sarjana (TKS) dan pemandu wirausaha dari pemerintah Kabupaten Sukabumi. Waktu pelatihan hari Jum’at tanggal 13 Juni 2014 bertempat di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kabupaten Sukabumi.
15c33f60-9012-4635-9a11-64a8a2224cd81.jpg

UMKM Indonesia Dipresiksi Babak Belur Hadapi MEA 2015

Bisnis.com, BANDUNG (17 Mei 2014) — Pemerintah dan dunia usaha Indonesia belum mampu menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015. Hal itu disebabkan pemerintah belum memberikan dukungan penuh kepada para pengusaha. Ketua Umum Asosiasi Pemandu Wirausaha Indonesia (APWI) Kartib Bayu menilai kesiapan UMKM nasional dalam menghadapi MEA 2015 yang sudah di depan mata masih mentah karena saat ini UMKM sulit mendapat dukungan dari pemerintah.Belum ada kebijakan pemerintah yang bersifat meringankan pengusaha, baik pemberian insentif maupun meringankan bea keluar di beberapa komoditas ekspor,” ujar Bayu Sabtu (17/5/2014). Menurutnya pemerintah pun terkesan membiarkan UMKM berjuang sendiri dalam melakukan pengolahan dan distribusi produksinya.
0538f7102957f7cf15f47d0af2c2e898.jpg

LOKAKARYA PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA

Peranan UKM dalam perekonomian Indonesia sangat strategis, namun dalam perjalanan UKM Indonesia masih mengahadapi beberapa kendala seperti rendahnya akses pasar, akses terhadap permodalan dan rendahnya penerapan teknologi, hal tersebut mengakibatkan daya saing produk yang dihasilkan baik kualitas, kuantitas maupun kontinuitasnya masih rendah. Oleh karena itu pemanfaatan teknologi dalam mendongkrak peran UKM dalam perekonomian nasional sangat penting. Mengingat pentingnya peran teknologi tersebut meningkatkan efisiensi usaha, daya saing dan nilai tambah produk, maka diperlukan sinergitas dari berbagai pihak yaitu UKM sebagai pelaku utama, Perguruan Tinggi sebagai penghasil teknologi, Lembaga swadya masyarakat sebagai penggerak dan agent perubahan dan pemerintah sebagai pengambil kebijakan dan regulasi. Oleh karena itu untuk mensinegikan hal tersebut Asosiasi Pemandu Wirausaha Indonesia (APWI) bekerja sama dengan Badan pengkajian dan Penerapan teknologi (BPPT), dan UPT Pengembangan Manusia dan Organisasi (PMO) ITB akan menyelenggarakan Lokakarya dengan Tema”Penerapan Teknologi Tepat Guna bagi Pengembangan UKM di Perkotaan. Diharapkan hasil lokarkaya tersebut akan terjadi sinergi yang saling menguntungkan dan saling mendukung, antara pelaku UKM perguruan Tinggi, LSM dan pemerintah. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan selama 3 hari mulai Tanggal 12 – 14 Mei 2014 bertempat diruang Diklat UPT PMO ITB dan kunjungan Industri akan dilaksanakan pada UKM di Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Sukabumi.