new-normal.png

KONDISI NEW NORMAL PASCA PANDEMI COVID-19

Pemerintah Indonesia bahkan dunia, hingga saat ini belum dapat menjawab mengenai pertanyaan kapan pandemi COVID-19 akan berakhir. “Seluruh dunia juga tidak tahu, karena virus ini, untuk vaksinnya belum ditemukan. Maka dari itu, sampai dengan vaksin belum ditemukan, kita harus bisa selalu berhadapan dengan virus ini,” ungkap Wiku dalam dialog di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta (12/5).
2.png

HANJELI, PANGAN LOKAL BERTARAF INTERNASIONAL

Hanjeli, nama yang saat ini kurang populer terutama di kalangan generasi milenial.  Padahal Hanjeli telah dikenal dan dibudidayakan sejak ribuan tahun yang lalu di asia timur dan asia tenggara (seperti China, Burma, India, Jepang, Korea, Thailand dan Malaysia) (Corke et al., 2016; Wester, 1922; Yang & Jiang, 2010; dikutip Zhu, 2017). Temuan arkeologis dari kawasan Tiongkok menunjukkan bahwa Hanjeli digunakan sebagai bahan pembuat minuman beralkohol sejak 5000 tahun yang lalu dan sebagai bahan makanan  di kawasan Kuahuqiao, Provinsi Zhejiang,  8000 tahun yang lalu(Wang, Liu et al., 2016, Wang, Chen et al., 2016; Yang & Jiang, 2010; dikutip Zhu, 2017). Selain itu juga digunakan sebagai bahan baku obat-obat dalam pengobatan Tiongkok (Dharmananda, 2007)
whatsapp-image-2019-02-21-at-19.28_.55_.jpeg

COOKING CLASS WIRAUSAHA BARU

Situasi ketenagakerjaan di Indonesia masih ditandai dengan tingginya tingkat pengangguran terbuka, kemiskinan dan masih lambatnya daya serap tenaga kerja di lapangan kerja formal. Lapangan kerja yang cukup tersedia dan terbuka adalah di sektor informal. Salah satu alternatif penyediaan lapangan pekerjaan sector informal   adalah dengan membuka lapangan usaha secara mandiri (Wirausaha).
achmad-zaky.jpg

KISAH PERJUANGAN: AWAL BUKALAPAK

Sukses yang diraih pendiri sekaligus ceo bukalapak, achmad zaky, tidak datang serta-merta. Setidaknya ada tiga hal yang telah mengubah hidupnya. Semua itu dipaparkan zaky dalam kuliah umum di hadapan ribuan mahasiswa dari Institut Teknologi Bandung (ITB) beberapa waktu lalu.
teknologi-pa-dadang-copy.jpg

TEKNOLOGI PENGOLAHAN IKAN LAUT

Ikan yang melimpah ini akan cepat mengalami pembusukan ketika sudah di angkat ke daratan, sehingga butuh alternative lain agar ikan bisa bertahan lama dan dilakukan proses pengawetan. Tanpa adanya usaha pengawetan tentu peningkatan produksi perikanan akan sia-sia.
c4e1d9f2f53f0ac-copy.jpg

APWI AKAN KEMBANGKAN KLINIK WIRAUSAHA

Melalaui Klinik Wirausaha , APWI akan memfokuskan pada diagnosa ‘penyakit’ atau permasalahan utama yang dihadapi oleh UMKM, kemudian memberikan ‘perawatan’ dan ‘resep’ terbaik sebagai proses penyembuhan UMKM oleh para ‘dokter/ahli’ sebagai pelaku usaha terbaik sehingga UMKM kembali menjadi bugar dan sehat agar dapat bertahan dan meningkatkan usahanya. Secara sederhana, KLINIK UMKM adalah program yang memfokuskan pada sektor UMKM, ingin berbagi dan mengajak para pelaku UMKM yang memerlukan bimbingan dalam menjalankan usahanya sesuai dengan kaidah-kaidah managerial yang terarah dengan satu tujuan yaitu menciptakan efisiensi anggaran, tenaga dan waktu, yang pada akhirnya akan lebih mengembangkan usahanya dengan menggunakan pendekatan integratif yang intensif.
194a1270014ed3e-copy.png

PELUANG BISNIS BUDIDAYA BUNGA KRISAN

Usaha Budidaya Bunga krisan di Kayu Jao Kenagarian Batang Barus Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok Sumatera Barat ini dijalankan Kelompok Wanita Tani Bogenvil. Pada awalnya kelompok ini dibentuk (14 Oktober 2014) sebagai kelompok tani yang bergerak pada usaha budidaya sayuran dan kegiatan pengolahan aneka makanan dari bahan dasar ubi diantaranya puding ubi dan naget ubi. Karena persaingan yang ketat, usaha makanan tersebut belum dapat dilanjutkan.
untitled-2.jpg

GURU MADRASAH SIAP MEMBUKA USAHA PUYUH

Pendapatan Guru Madrasah di Kabupaten Sukabumi masih jauh dari Cukup, apalagi bisa dikatakan sejahter, sebagain besar pendapatan mereka hanya sekitar Rp 150.000-Rp 750.000  per bulan, sehingga tidak sedikit mereka setelah menjajar mencari pekerjaan lain untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Memang cukup memprihatinkan, mereka dituntut mengeluarkan segala kemampuannya untuk mendidik anak-anak sebagai calon pemimpin bangsa  di masa depan,